Senin, 13 Januari 2014

kisah dan pengalaman



My love story not like sinetron..........

Kalau menonton sinetron, aku selalu merasakan kisah  yang begitu menakjubkan, dimana pria dan wanita yang awalnya tidak saling mengenal entah mengapa mereka merasakan kecocokan, kemudian pacaran dan kehidupan merekapun berbunga-bunga. Adapula yang awalnya saling benci namun lama-kelamaan saling mencinta dan akhirnya hidup bahagia selamanya, adalagi yang sejak awal saling mencinta namun tidak direstui oleh orang tua mereka tapi melewati segala rintangan tersebut dan akhirnya hidup bahagia selamanya. Tidak pernah ada kehidupan disinetron yang menceritakan tentang kisah cinta yang biasa-biasa saja sepeerti kisah cintaku, atau lebih tepatnya kisah hidupku yang tanpa cinta.
‘Cerita cintaku tidak seperti sinetron’, kalau mengingat cerita di semua sinetron-sinetron yang telah kutonton kenapa cerita terakhirnya selalu happy anding...?? kenapa cerita cinta ku tidak pernah seperti itu.?? Kenapa tidak penuh warna seperti disinetron-sinetron itu.?? Kehidupan abu-abu yang aku alami selama 9 tahun ini begitu menyiksa batin dan fikiranku.
Namaku hyuuga, sudah sembilan tahun aku memendam perasaanku pada 3 pria yang berbeda, pertama saat aku kelas 1 smp, aku menyukai seorang pria teman sekelasku, hingga kelas 3 smp, dan berakhir tanpa sidia mengetahui perasaanku. Begitu pula pada saat aku berada dikelas 1 sma, sampai dia pindah sekolah akupun masih menyukainya. Saat aku kuliah aku ingin mengubah sifatku ini, dengan cara tidak untuk menyukai seorang pria di kampus, tapi upaya ini gagal total, karena aku menyukai teman sekelasku sendiri, dan lagi-lagi tidak ada pintu harapan bagiku, karena cintaku ini bertepuk sebelah tangan, kenapa kehidupanku berwarna abu-abu, aku juga ingin kehidupanku berwarna mawar merah yang dipenuhi cinta-cinta para remaja yang beranjak dewasa.
Abu-abu tetap abu-abu, cerita cinta itu haruskah kukubur dalam-dalam dilubuk hatiku yang dalam..?? aku tak berharap seperti itu, semoga saja harapanku untuk memiliki kisah cinta yang seperti disinetron-sinetron itu bisa terkabul, karena kehidupanku belum mencapai ending.
 tapi hidup seperti ini, sudah tidak menjadi masalah lagi, aku mulai terbiasa dan merasa bukan lagi sesuatu yang penting. cinta tak selamanya harus milik 1pria dan 1 wanita, tapi masih ada cinta yang lebih barharga lagi. yaitu cinta pada keluarga dan pada sahabat yang selalu setia dan selalu bersama....



penulis : hyuuga 2014










Selasa, 03 Desember 2013

♥KISAH GELAS DAN GARAM♥


Seorang guru menghampiri muridnya ketika jam pelajaran selesai. Ada salah seorang murid yang belakangan ini wajah nya selalu murung. "Kenapa kau selalu murung nak,,? bukankah banyak hal yang indah didunia ini..? Kemana perginya wajah bersyukur mu.." sang guru bertanya. "Pak dan.. belakangan ini hidupku penuh dengan masalah.. sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habisnya... " Jawabnya.
Sang guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan 2 genggam garam. Bawalah kemari biar ku perbaiki suasana hatimu.." Simurid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan 2 genggam garam di tangannya. "Coba ambil segenggam garam dan masukan ke segelas air itu.." Kata sang guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Simurid pun melakukannya. Wajahnya pun kini meringis karena meminum air asin.
"Bagai mana rasanya.?" Tanya sang guru. "Asin, dan perutku jadi mual," Jawab simurid dengan wajah yang masih meringis. Sang guru terkekeh -kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. "Sekarang kau ikut aku.." Sang guru membawa muridnya ke danau didekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin dimulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah dihadapan guru, begitu pikirnya.
"Sekarang kamu coba minum air danau itu.." Kata sang guru sambil menyari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat dipinggir danau. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau dan membawanya kemulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir ditenggorokannya, sang guru bertanya kepadanya. "Bagai mana rasanya..?" "Segar, segar sekali.." Kata si murid sambil mengelap mulutnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air diatas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil dibawah. Dan sudah pasti air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa dimulutnya..
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi..?" "tidak sama sekali" Kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak,," Kata sang guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang kamu alami sepanjang kehidupanmu itu, sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlah tetap, segitu - segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir kedunia pun demikian. Tidak ada satupun manusia, walaupun dia seorang nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah." Si murid terdiam, mendengarkan. "Tapi nak, 'rasa asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah menjadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."
Kesimpulannya.. janganlah berpikiran sempit, karena kita punya 2 mata juga otak untuk berpandangan luas. Pandanglah kedepan seluas -luasnya. Maka, masalah yang anda hadapi akan terasa lebih mudah. (walaupun butuh pengorbanan). Sekali lagi,, janganlah menjadi Gelas.....

PRAKTIKUM BAKTERI, UJI TSIA

BAB III
METODE PRAKTIKUM
III.1 Alat dan bahan
A. Alat
1)      Autoclave
2)      Inkubator
3)      Osse
4)      Pipet tetes
5)      Spiritus
6)      Rak Tabung
B. Bahan
1)      Kapas
2)      Koloni bakteri (Escherichia Coli, Klebsiella Pneumoniae, Stapylococcus Aureus)
3)      Indikator Fenol merah atau fenol ftalein (PP)
4)      Media TSIA

III.2 Prosedur Kerja
1. Disiapkan alat dan bahan
2. Dipijar osse diatas lampu spiritus
3. Diambil koloni bakteri menggunakan osse
4. Diinkubasikan pada media TSIA
5. Diinkubasi selama 24 jam pada suhu 370c
6. Dikeesokkan harinya dilakukan pengamatan dengan menambahkan indicator fenol merah atau phenol ftalein
7. Dicatat hasilnya




BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
IV. Hasil
No.
Nama Bakteri
Lereng
Dasar
H2S
Gas
1.
Escerichia Coli
Salmonella Thypi
Klebsiella Pneumoniae
Asam
Basa
Asam
Asam
Basa
Asam
-
+
-
+
+
+
2
Klebsiella Pneumoniae
Stapylococcus Aureus
Salmonella Thypi
Asam
Asam
Basa
Asam
Asam
Basa
-
-
+
+
-
+
3
Klebsiella Pneumoniae
Stapylococcus Aureus
Escherichia Coli
Asam
Asam
Asam
Asam
Asam
Asam
-
-
-
+
-
+
4
Klebsiella Pneumoniae
Stapylococcus Aureus
Escherichia Coli
Asam
Asam
Asam
Asam
Asam
Asam
-
-
-
+
-
+
5
Klebsiella Pneumoniae
Escherichia Coli
Salmonella Thypi
Asam
Asam
Basa
Asam
Asam
Basa
-
-
+
+
+
+
6
Klebsiella Pneumoniae
Eschrichia Coli
Salmonella Thypi
Asam
Asam
Basa
Asam
Asam
Basa
-
-
+
+
+
+

IV.2 Pembahasan
   Baktri memiliki berbagai aktivitas biokimia dengan menggunakan nutrien yang diperoleh dari lingkungannya. Setiap bakteri memiliki kemampuan dalam menggunakan enzim yang dimilikinya untuk menghidrolisa molekul kompleks menjadi molekul yang sederhana. Metabolisme atau penggunaan dari molekul organic ini biasanya menghasilkan produk sampingan yang dapat digunakan untuk identifikasi bakteri. Untuk melihat kemampuan tersebut maka dilakukanlah uji biokimia diantaranya Uji Fermentasi Karbohidrat, Uji MR-VP, Uji Katalase dan Oksidase, Uji Sitrat, Uji Indol, dal lain-lain.
     Dalam praktikum kali ini uji biokimia yang dilakukan pada bakteri menggunakan media TSIA. Media Triple Sugar Iron Agar (TSIA) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melihat kemampuan bakteri dalam memfermentasikan gula-gula,selain itu melihat pula kemampuan bakteri dalam menghasilkan gas dan H2S dari proses fermentasi tersebut. Hasilnya sendiri memberikan hasil yang berbeda-beda sesuai dengan bakterinya. Bekteri yang digunakan pada praktikum kali ini adalah Escerichia coli, Salmonella thypi, Stapytococcus aureus, dan Klebsiella pneumonia, dengan hasil:
1.       E scerichia coli
E. coliI merupakan salah satu bakteri gram negative (-) bentuk basil. Pada uji fermantasi gula-gula kali ini dengan menggunakan media TSIA, E coli memberikan hasil positif asam pada bagian lereng dan dasar (media berwarna kuning). Hal tersebut bissa terjadi karena bakteri E. coli memiliki enzim betagalaktosidase dan sukrase yang dapat memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa serta memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Setelah semuanya menjadi gula sederhana, maka E. coli dapat melakukan proses fermentasi. Selain itu juga terbentuk gas namun negative H2S karena tidak mampu mendesulfurasi asam amino dan methion yang akan menghasilkan H2S.
2.       Salmonella Thypi
Salmonella thypi  pada media TSIA sendiri tidak memberikan hasil yang positif untuk memfermentasi laktosa, sukrosa, dan glukosa karena tidak memiliki enzim seperti  pada bakteri E. coli. namun bakteri H2S sendiri memberikan hasil positif yang ditandai dengan terbentuknya warna hitam. Warna hitam itu sendiri terbentuk dari hasil bakteri S. thypi dalam mendesulfurasi asam amino dan methion sehingga menghasilkan H2S selanjutnya H2S berikatan dengan Fe2+ yang terdapat pada media menyebabkan warna media menjadi hitam. Selain itu terbentuk pula gas.
3.       Klebsiella pneumoniae
K. pneumoniae sama halnya dengan E. coli memiliki enzim betagalaktosidase dan enzim sukrase yang mampu memecah laktosa menjadi gluktosa dan fruktosa serta memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Sehingga setelah semuanya menjadi gula sederhana, K. pneumoniae memfermentasikannya dengan menghasilkan asam (media berwarna kuning) dan gas. Tetapi negatif H2S .
4.       Staphylococcus aureus
S. aureus juga memiliki enzim yang sama seperti E. coli dan K. pneumoniae sehingga mampu memfermentasikan ketiga jenis gula-gula mengahasilkan asam (media menjadi kuning) namun negative gas dan H2S seperti yang dijelaskan diatas.

  
BAB V
PENUTUP

V.1. kesimpulan
Dari hasil praktikum diperoleh hasil:
1.       Bakteri E. coli : lereng dan dasarnya berwarna kuning (positif asam), namun gas negative H2S.
2.       Bakteri S. thypi : lereng dan dasarnya berwarna merah (negative basa), positif gas dan H2S.
3.       Bakteri S. aureus : lereng dan dasarnya berwarna kuning (positif asam), namun negative H2S dan gas.
4.       Bakteri K. pneumoniae : lereng dan dasarnya berwarna kuning (positif asam), namun gas negative H2S
V.2. saran
Dalam melakukan praktikum harus cermat dan teliti sehingga diperoleh hasil yang maksimal.



DAFTAR PUSTAKA

Anonim,2008. Laporan koastisensi mikrobiologi. Diakses tanggal 2 desember 2012.

Gianella RA.1979. importance of the intestinal imflammatory reaction in Salmonella mediated intestinal selection. Infect immun.

Rabu, 25 September 2013

 ~* Orang Yang Disukai Oleh Dajjal *~


((Ayoo Semua Wajib Baca Apakah Kamu Termasuk Orang Itu..??))
DIRIWAYATKAN oleh An-Nawwas ibn Sam’an : “Dia, yang hidup dan melihatnya (Dajjal) harus membacakan di depannya ayat-ayat pembukaan Surat Al Kahfi,” (HR Muslim).
Diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili : “Barangsiapa memasuki nerakanya (Dajjal), mintalah pertolongan Allah dan bacakan ayat pembukaan Surat Al Kahfi, dan hal ini akan mendinginkan dan mendamaikannya,seperti api menjadi dingin terhadap Ibrahim,” (HR Ibnu Katsir).
Tanda-tanda dan rahasia Hari Akhir
Satu alasan mengapa Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang beriman membaca Surat Al Kahfi saat Dajjal Mencoba Membujuk Rayu adalah karena surat ini berisi isyarat penting mengenai Hari Akhir, seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakananti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kemanusiaan, yang ingin disebarkan oleh Dajjal ke seluruh dunia.
Surat Al Kahfi ini juga berisi berbagai pelajaran bagi kaum Muslimin.
Anjuran Rasulullah SAW untuk menghapalkan dan membaca surat ini dengan penuh perhatian adalah suatu isyarat kuat tentang hal ini. Seperti kita akan lihat di seluruh bab ini, pengalaman Ashabul Kahfi yang tinggal di sebuah masyarakat yang kafir, pelajaran bahwa Musa AS belajar dari Khidr, dan pemerintahan di atas dunia yang didirikan oleh Dzulkarnain AS agar dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, adalah perkara-perkarayang perlu direnungkan oleh orang-orang beriman.
Lalu orang seperti apa yang sangat disukai oleh Dajjal? Dan tanpa disadari ia sudah ditandai oleh Dajjal di hati-nya?
1. Orang yang apabila kumandang adzan terdengar, ia mengacuhkannya.
2. Orang yang apabila dinasihati atau diberitahukan mengenai rencana-rencanaDajjal di dunia sebelum ia datang, dia tidak peduli.
Dajjal tidak langsung tiba-tiba datang, Atas Izin Allah SWT ia mempersiapkan semuanya dengan bantuan para pengikutnya (Freemasonry – illuminati) agar semakin banyak manusia yang akan menjadi pengikutnya. Dan jika seseorang sudah tahu mengenai rencana Dajjal ini, Dajjal sudah melihat-nya dan menandai hatinya.
Ini sesuai dengan doa Dajjal kepada allah swt yang kelak akan di kabulkan:”Ya rabb berikanlah aku kemampuan untuk menurunkan hujan, menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan penyakit yang ada di dunia, menyuburkan tanaman dan memperlihatkan surga dan neraka kepada manusia kelak,,, yang sesungguhnya surga ku adalah neraka-mu dan nerakaku adalah surga-mu ya Rabb agar aku bisa menguji keimanan manusia kelak….”
Sobat Sekarang Anda memiliki dua pilihan , 1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini 2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insya Allah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu.
Bismillah.... GABUNG YUK di FP Kaligrafi....ada banyak kata HIKMAH, RENUNGAN dan MOTIVASI
Insya Allah Bermanfaat

Rabu, 02 Januari 2013

Tentang sahabat

apakah arti teman yang sebenarnya....?
apakah teman selalu ada disaat kita membutuhkan..??
apakah teman itu adalah orang yang paling memahami kita..??
ataukah sahabat itu orang yang selalu menyakiti, mencoba untuk menyaingi kita, tidak mau terkalahkan, hanya mendengarkan tanpa memecahkan masalah kita,,,
atau apa....?? aku sama sekali tidak mengerti arti sahabat yang sebenarnya..!!!

katanya ada yang bilang
dalam pacaran ada kata "mantan", tapa untuk pertemanan tidak ada kata "mantan teman"
tapi kenapa kebanyakan pertemanan begitu mudah utuk diakhiri...!!!!
biasa nya dikarenakan banyak alasan yang tidak jelas...!!!
''dia gak mengerti aku",
 "dia lebih mementingkan pacarnya",
 "dia berubah".

sungguh sangat membingungkan...!!!!

Selasa, 04 Desember 2012

makalah panu


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberi rahmat, hidayah, serta karunia-Nya kepada penulis sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “PANU” tepat pada waktunya.
Makalah ini ditulis sebagai persyaratan dalam memenuhi tugas individu BAKTERIOLOGI II  program studi D3 Analis Kesehatan. Tidak lupa ucapan terima kasih penulis hanturkan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini, juga kepada dosen yang telah membimbing penulis selama ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Terima kasih.

Kendari, 17 OKTOBER 2012

                                                                                                      Penulis                



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Jamur memang sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia. Sedemikian eratnya sehingga manusia tak terlepas dari jamur. Jenis fungi-fungian ini bisa hidup dan tumbuh di mana saja, baik di udara, tanah, air, pakaian, bahkan di tubuh manusia sendiri.
         Jamur bisa menyebabkan penyakit yang cukup parah bagi manusia. Penyakit tersebut antara lain mikosis yang menyerang langsung pada kulit, mikotoksitosis akibat mengonsumsi toksin dari jamur yang ada dalam produk makanan, dan misetismus yang disebabkan oleh konsumsi jamur beracun.
         Pada manusia jamur hidup pada lapisan tanduk. Jamur itu kemudian melepaskan toksin yang bisa menimbulkan peradangan dan iritasi berwarna merah dan gatal. Infeksinya bisa berupa bercak-bercak warna putih, merah, atau hitam di kulit dengan bentuk simetris. Ada pula infeksi yang berbentuk lapisan-lapisan sisik pada kulit. Itu tergantung pada jenis jamur yang menyerang.

Klasifikasi
Klasifikasi ilmiah dari Malassezia furfur :
Kerajaan          : Fungi
Divisio             : Basidiomycota
Kelas               : Hymenomycetes
Ordo                : Tremellales
Familia            : Filobasidiaceae
Genus              : Malassezia
Spesies            : Malassezia furfur


B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang menyebabkan penyakit panu pada manusia ?
2.      Apa jenis jamur yang memyebabkan panu pada manusia ?
3.      Bagaimana cara mencegah dan pengobatan penyakit panu ?
C.     TUJUAN
Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah :
1.      Untuk mengetahui penyebab terjadinya panu pada manusia
2.      Untuk mengetahui jenis jamur yang menyebabkan panu pada manusia
3.      Untuk mengetahui bagaimana cara pencegahan dan pengobatannya


BAB II
PEMBAHASAN
A.    PENGERTIAN
Panu atau di dunia medis disebut dengan bahasa aneh Pityriasis versicolor, merupakan infeksi jamur di permukaan kulit. Biasanya kumat-kumatan dan tak jarang tanpa keluhan (asimptomatis). Penyakit ini disebabkan oleh Pityrosporum ovale.
Definisi medisnya adalah infeksi jamur superfisial yang ditandai dengan adanya makula  di kulit, skuama halus, disertai rasa gatal. Infeksi jamur superfisialis yang kronis dan asimtomatis   disebabkan oleh Malassezia furfur menyerang stratum    korneum dari epidermis.
Penyakit kulit panu disebabkan oleh jamur. Biasanya diderita oleh seseorang yang sudah mulai banyak beraktifitas dan mengeluarkan keringat. Apakah ia itu anak kecil, orang muda atau orang tua. Panu, atau biasa disebut Pityriasis versicolor banyak disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale dan merupakan penyakit kronis yang sering berulang.
            Pada awalnya tidak ada gejala yang menunjukkan seseorang akan menderita panu. Tahu-tahu timbul bercak-bercak di kulit yang terasa gatal. Ada yang unik dari panu, bila diderita orang yang berkulit putih, maka bercak yang tampak adalah berwarna kemerahan. Bila diderita orang berkulit gelap, maka bercak yang tampak adalah warna keputihan (Pityriasis versicolor). Bila terdapat di daerah kulit yang tertutup, maka akan tampak sebagai bercak kecoklatan atau hitam (Pityriasis versicolor nigra). Karena terdapat beberapa warna itulah maka panu disebut Pityriasis versicolor.
Gejala yang biasanya timbul, adanya bercak-bercak entah itu putih, coklat atau merah, tergantung warna kulit. Kemudian teraba seperti bersisik halus. Sisik itu bila digaruk, akan keluar putih-putih kecil seperti butiran bedak. Selain itu, bila sedang berkeringat akan terasa sangat gatal.
 PENYEBAB
- Lembab dan panas dari lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap        keringat.
- Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
- Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
- Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang.

Malassezia furfur (dahulu dikenal sebagai Pityrosporum orbiculare, Pityrosporum ovale) merupakan jamur lipofilik yang normalnya hidup di keratin kulit dan folikel rambut manusia saat masa pubertas dan di luar masa itu.
Alasan mengapa organisme ini menyebabkan panu, pada beberapa orang sementara tetap sebagai flora normal pada beberapa orang lainnya, belumlah diketahui. Beberapa faktor, seperti kebutuhan nutrisi organisme dan respon kekebalan tubuh inang (host’s immune response) terhadap organisme sangatlah signifikan.
Sebagai organisme yang lipofilik, Malassezia furfur memerlukan lemak (lipid) untuk pertumbuhan in vitro dan in vivo. 
          Lebih lanjut, tahap miselium dapat dirangsang in vitro dengan penambahan kolesterol dan ester kolesterol pada medium yang tepat. Karena organisme ini lebih cepat berkoloni/mendiami kulit manusia saat pubertas dimana lemak kulit meningkat lebih banyak dibandingkan pada masa remaja (adolescent) dan panu bermanifestasi di area yang “kaya minyak” atau sebum-rich areas (misalnya: di dada, punggung), variasi lemak di permukaan kulit individu dipercaya berperan utama dalam patogenesis penyakit.
Bagaimanapun juga, penderita panu dan subjek kontrol tidak memperlihatkan perbedaan kuantitatif atau kualitatif pada lemak di permukaan kulit


B.     BENTUK- BENTUK PANU

Bentuk 1
           Gambaran atau penampilan paling umum panu adalah banyak (numerous), berbatas jelas (well-marginated), bersisik “kecil/sempurna” (finely scaly), makula oval-bulat menyebar di batang tubuh (trunk) dan/atau di dada, dan sesekali ada juga di bagian bawah perut, leher, dan ekstremitas (anggota gerak) bagian proximal (dekat sumbu tubuh).
            Makula-makula cenderung bergabung/menyatu, membentuk perubahan pigmen (pigmentary alteration) patches yang tidak teratur. Sebagaimana arti istilah versicolor (versi=beberapa), maka panu memiliki karakteristik adanya variasi warna kulit. Area kulit yang terinfeksi panu dapat menjadi lebih gelap atau lebih terang dibandingkan dengan kulit di sekitarnya.
            Kondisi ini mudah dan jelas terlihat terutama saat bulan-bulan di musim panas.
            Metode light scraping kulit yang terinfeksi panu dengan alat scalpel blade akan menunjukkan banyak sekali keratin.
Bentuk 2
             Bentuk kebalikan (inverse form) dari panu juga ada, dimana kondisi ini memiliki distribusi yang berbeda sepenuhnya, melibatkan daerah lipatan kulit (flexure), wajah, atau area ekstremitas (anggota gerak, yaitu tangan dan kaki) yang terpisah (isolated). Bentuk panu ini lebih sering terlihat pada hosts yang immunocompromised (mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh).
              Bentuk ini dapat dikacaukan dengan kandidiasis, seborrheic dermatitis, psoriasis, erythrasma, dan infeksi dermatofit.
Bentuk 3
              Bentuk ketiga infeksi M furfur pada kulit melibatkan folikel rambut. Kondisi ini secara khas berlokasi di punggung, dada, dan extremities (anggota gerak tubuh, meliputi tangan dan kaki).
              Bentuk ini secara klinis sulit dibedakan dengan bacterial folliculitis. Gambaran Pityrosporum folliculitis adalah perifollicular, pustul atau papula eritematosa.
              Faktor predisposisi meliputi: diabetes, kelembaban yang tinggi, terapi antibiotik atau steroid, dan terapi immunosuppressant.
Sebagai tambahan, beberapa riset melaporkan bahwa M furfur juga berperan di dalam seborrheic dermatitis.

C.     CARA PENCEGAHAN
·         Mandi yang pakai sabun sehari dua kali
Setiap hari keringat keluar dari tubuh kita. Keringat ini selain menyebabkan bau asam, juga meningkatkan kelembaban tubuh. Dan dalam keadaan seperti ini panu akan mudah sekali tumbuh. Dengan mandi kebersihan dan kelembaban tubuh dapat berkurang, sehingga jamur panu sulit tumbuh.
·         Jangan bertukar pakaian dengan orang yang panuan
Panu adalah penyakit menular, panu mudah menempel pada pakaian. Dengan bertukar pakaian dengan penderita penyakit panu, memungkinkan terjadinya penularan penyakit yang memalukan ini. Kebiasaan mengganti baju setiap hari dan selalu menjaga baju kita agar tetap kering wajib hukumnya, sebab baju yang berkeringat akan menciptakan kelembaban yang tinggi pada daerah badan dan punggung dan bisa menjadi tempat yang cocok bagi jamur untuk tumbuh.
·         Menggunakan handuk
Mungkin tak pernah terbesit di pikiran kita kalau bercak putih ”panu” itu akan ada pada kulit kita yang sehat dan bersih. Namun kita harus tahu bahwa bercak keputihan ini bisa muncul jika kita bertukaran handuk dengan mereka yang menderita infeksi jamur ini, sebab pada prinsipnya infeksi jamur bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya melalui alat sanitasi yang digunakan bersama-sama, terlebih lagi jika handuk itu lembab dan basah karena tidak pernah dijemur atau dicuci.
·         Memotong kuku
Tak banyak dari kita yang meyadari bahwa jamur dapat tumbuh di daerah kuku dan sekitarnya. Jika ada kulit kita yang terinfeksi jamur, kadang secara tidak sengaja ingin rasanya jari ini menggaruknya sekedar untuk menghilangkan perasaan gatal tersebut. Hal itu justru akan membuat jamur itu menempel di bawah kuku kita dan mulai menginfeksi jaringan di bawah kuku, bahkan memindahkan infeksi jamur itu ke tempat atau kulit di daerah lain tubuh kita.
·         Air bersih
Kebiasaan mencuci tangan dan mandi dengan air bersih juga merupakan langkah yang efektif untuk mencegah infeksi jamur. Tentunya air bersih ini juga harus memperhatikan sumbernya.
D.    CARA PENGOBATANPANU
  • Bersihkan bagian tubuh yang terserang panu / panuan
  • Oleskan dengan pembasmi jamur yang aman untuk manusia, lakukan selama beberapa hari.
  • Beberapa orang mengobati panu dengan cara tradisional, yakni menggosokkan lengkuas ke bagian tubuh yang terserang panu tersebut, 2 kali sehari selama satu minggu.
  • Kalau panunya sudah menyebar ke seluruh tubuh, sebaiknya hubungi dokter
·         Panu merupakan masalah kulit yang tidak hanya mengganggu kesehatan tapi juga penampilan karena bercak putih yang ditinggalkannya. Banyak kasus yang terjadi, walaupun sudah diobati, bercak putih tersebut seringkali tidak juga hilang.
·         Hal itu karena jamur penyebab panu menghasilkan suatu zat bernama asam azaleat, yang menyebabkan warna kulit terinfeksi menjadi lebih pucat.
·         Pada saat kita menggunakan obat-obat panu yang bersifat anti jamur, biasanya saat sembuh pun warna kulit pucat atau putih tersebut tetap bertahan lebih lama. Hal ini sering dianggap masyarakat sebagai ‘belum sembuh’, padahal yang tersisa mungkin hanyalah bekasnya, sedangkan jamurnya sudah mati.
·         Obat-obat panu biasanya bekerja membunuh jamur, tidak menghilangkan bekas putih. Bekas putih biasanya akan hilang secara perlahan dengan sendirinya, atau dapat dipercepat dengan banyak berjemur.
·         Berbagai obat anti jamur sebenarnya tersedia di Indonesia, mulai dari golongan Klotrimasol, Mikonasol, Ketokonasol, Itrakonasol dan Fluconasol. Beberapa di antaranya dijual bebas, namun sebagian hanya dapat dibeli dengan resep dokter.
·         Yang sebaiknya diingat adalah pengobatan panu tidak hanya membutuhkan obat-obatan saja. Kita juga harus dapat mengontrol faktor risiko jika kita memilikinya.
·         Panu merupakan penyakit kulit yang disebabkan infeksi jamur Malassezia Spp. Penyakit ini ditandai dengan perubahan warna kulit (menjadi lebih putih, kemerahan atau kecoklatan) dan disertai sisik yang halus. Jamur penyebab panu tersebut sebenarnya secara normal dapat dijumpai pada kulit semua orang.
·         Beberapa faktor risiko tertentu, misalnya kelembaban yang tinggi, sering berkeringat, meminum obat-obat antibiotik atau obat lain yang dapat menurunkan daya tahan dalam jangka yang cukup panjang, akan membuat jamur ini berkembang lebih pesat (overgrowth). Sehingga menimbulkan kelainan kulit, antara lain dalam bentuk panu.

BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Penyakit kulit panu disebabkan oleh jamur. Biasanya diderita oleh seseorang yang sudah mulai banyak beraktifitas dan mengeluarkan keringat. Apakah ia itu anak kecil, orang muda atau orang tua.
Penyebab penyakit panu adalah :
- Lembab dan panas dari lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat.
- Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
- Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
- Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang.
Cara pencegahan:
·         Mandi yang pakai sabun sehari dua kali
·         Jangan bertukar pakaian dengan orang yang panuan
·         Memotong kuku
·         Air bersih
B. SARAN
Selalu menjaga kebersihan diri sendiri agar terhindar dari berbagai macam penyakit.





DAFTAR PUSTAKA